MAKI akan Gugat Perpres Baru Kartu Prakerja ke Mahkamah Agung


Asosiasi Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan mengajukan gugatan terhadap Peraturan Presiden No. 76 tahun 2020 tentang program kartu pekerja.

"MAKI akan mengajukan gugatan untuk mencabut Perpres baru ke Mahkamah Agung," kata koordinator MAKI Boyamin Saiman, Senin 13 Juli 2020.

MAKI menganggap bahwa Perpres baru yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo belum menyelesaikan kekacauan program kartu prakerja. MAKI anggap peraturan tersebut seolah-olah melegalkan penyimpangan program prakerja. "Melegalkan dugaan penyimpangan itu karena tidak memperbaiki dugaan kesalahan yang telah terjadi," kata Boyamin.

Menurut Boyamin, Perpres baru tidak secara eksplisit menyatakan bahwa pembelian pelatihan harus didasarkan pada pembelian barang dan jasa yang transparan, kompetitif, dan bukan monopoli.

Dianggap bahwa Perpres tidak mengatasi dugaan konflik kepentingan antara platform digital dan penyedia pelatihan. "Berber baru tampaknya hanya telah diperbaiki, tetapi mereka belum menyentuh masalah inti," katanya.

Perppres baru untuk Kartu Prakerja ditandatangani oleh Jokowi pada 7 Juli 2020. Di Perpres, ada perubahan terkait platform digital yang merupakan mitra dalam pelaksanaan proyek ini.

Dalam Pasal 31a, peraturan baru mengatur pemilihan platform digital dan lembaga pelatihan yang tidak termasuk dalam ruang lingkup regulasi barang dan jasa pemerintah.

MAKI secara singkat melaporkan dugaan penyimpangan dalam pelatihan kartu prakerja ke KPK. Salah satu yang menarik bagi MAKI adalah pilihan platform digital yang tidak terjadi melalui lelang terbuka.

Mengenai pilihan mitra, Komisi Pemberantasan Korupsi merekomendasikan agar pemerintah mencari pendapat hukum dari Jaksa Agung Muda Tata Usaha Negara mengenai kerja sama dari delapan platform digital dalam program kartu pra-kerja, termasuk pembelian barang dan jasa pemerintah atau tidak.

Belum ada Komentar untuk "MAKI akan Gugat Perpres Baru Kartu Prakerja ke Mahkamah Agung"

Posting Komentar

ADS-1

ADS-2

ADS-3

ADS-4