Tim peneliti Pengkaji, Gelar Kepahlawanan (TP2GK) bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus melengkapi berkas pengajuan gelar kepahlawanan bagi Syaichona Muhammad Cholil (Kiai Cholil) Bangkalan, Madura.

TP2GK yang terdiri dari instansi Dinsos, Bangkesbangpol, Balitbangda, Dinas Pendidikan, Dinas perpus dan arsip, pihak keluarga Syaichona, ahli hukum, dan budayawan terus mengumpulkan data-data kepahlawanan guru pendiri Nahdlatul Hadratus Syaikh Hasyim Asyarai.

Wakil Bupati Bangkalan Mohni mengatakan, semua data dan jejak Syaichona Cholil seperti foto, peninggalan baik benda maupun tulisan nantinya akan disusun menjadi naskah akademik yang nantinya akan diajukan pada Kementerian Sosial RI.

“Kali ini kita membahas bagaiaman progres pengajuan gelar Kepahlawanan Syaichona Cholil,” ungakap Mohni seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (26/8).

"Selain itu, kita juga harus punya data tentang apa dan bagaimana peran Syaichona dalam memperjuangkan kemerdekaan," tambah mantan Kepala Dinas Pendidikan itu.

Sementara itu, mewakili pihak keluarga dan keturunan Syaichona Cholil, R Nasih Aschal mengatakan, berkas dan data yang dihimpun ditargetkan harus rampung sebelum November 2021.

"Karena di tiap bulan November kita memperingati hari pahlawan, kalau tahun ini sudah tidak memungkinkan," pungkasnya.(rmol)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya