Pemuda bernama Anjas (23) diduga menjadi korban salah tembak polisi pada dini hari tadi. Warga Kelurahan Pattingaloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar itu dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Bhayangkara.

Ketua RW 4, RT 2, Kelurahan Pattiangaloang, Kecamatan Ujung Tanah, Nuraini, (51) mengatakan, Anjas, warganya yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ikan. Dia hanya bertahan sekitar 15 jam dalam perawatan tim medis.

"Anjas sudah meninggal dunia. Jenazahnya masih di ruang ICU RS Bhayangkara. Tapi saat ini warga berduyung-duyung ke Mapolsek Ujung Tanah untuk berunjuk rasa," kata Nuraini, Minggu (30/8).

Menurutnya, warga tidak terima korban meninggal dunia jadi korban penembakan. Sementara kasusnya tidak jelas.

Sementara dua korban lainnya, tutur Nuraini, yakni Ammar (18) dan Iqbal yang luka kakinya yang diduga korban salah tembak masih dirawat di RS Bhayangkara.

Kapolres Pelabuhan, Makassar, AKBP Kadarislam belum merespons saat hendak dikonfirmasi mengenai korban meninggal dunia ini dan unjuk rasa di Mapolsek Ujung Tanah. []

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya