Pidato Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan MPR 2020 mendapat kritik dari Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno.

Pasalnya, dalam pidato pertama yang membahas soal laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato HUT Kemerdekaan ke-75 RI, Jokowi tidak menyinggung persoalan pendidikan.

"Sayangnya Presiden ini juga tidak menyinggung masalah pendidikan di tengah pandemik, pendidikan daring, via online, itu kan dalam banyak hal tidak efektif," ujar Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/8).

Padahal, lanjut akademisi Universitas Syarief Hidayatullah UIN Jakarta ini, proses belajar mengajar anak di era pandemik virus corona baru (Covid-19) ini banyak yang tidak beres.

"Selain subtansi (pembelajarannya) tidak sampai, persoalan-persoalan tekhnis kan banyak," tuturnya.

Lebih lanjut, Adi Prayitno membeberkan contoh permasalahan pendidikan yang muncul dan sangat nampak di saat pendidikan sekolah berlangsung di rumah.

"Banyak orang yang tidak punya handphone, kehabisan kuota, enggak punya uang untuk nyambung internet, itu enggak disinggung sama sekali. Padahal pendidikan ini adalah backbone, tulang punggung dari peradaban anak bangsa kita ke depan," ungkapnya.

"Kenapa enggak pernah disinggung masalah pendidikan, padahal penting itu loh," demikian Adi Prayitno menambahkan.[rmol]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya