Presiden Joko Widodo bakal memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Istimewa MPR, DPR, dan DPD, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat(14/8).

Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq meminta agar Presiden memberikan pidato tentang membangun sikap gotong royong, dan kedisplinan.

"Presiden harus memberikan penekanan tentang pentingnya kita membangun sikap-sikap gotong royong, kedisplinan dan optimisme menghadapi pandemik ini," ujar Maman sebelum sidang dimulai. Saat ini sidang sedang berlangsung.

Dia meminta agar Presiden tidak muluk-muluk memberikan pidato kenegarannya. Terlebih, dengan adanya target ekonomi dan membangun bangsa yang tidak perlu.

"Kita hari ini tidak mau muluk-muluk membuat target-target pertumbuhan ekonomi. Karena sudah jelas kita minus 5 persen. Kita hari ini tidak mau muluk-muluk, menjadi bangsa yang maju dan sebagainya," ujarnya.

Dia juga meminta Presiden untuk dapat memberikan pidato mendorong masyarakat untuk lebih memiliki karakter kuat bangsa dalam menghadapi krisis akibat Pandemik Covid-19.

"Yang hari ini harus ditekankan adalah bagaimana karakter bangsa ini hisa lebih kuat, bangsa yang disiplin bangsa yang gotong royong dan bangsa yang bisa kreatif menanami halaman mereka dengan tanaman di tengah krisis resesi ini," tutupnya.

Menurut politisi PKB ini, itulah yang harus menjadi konsen pemerintah.

"Pemerintah harus menguatkan kembali sektor pertanian. Menberikan perhatian kepada para perani dan yuga memberikan inisiatif kepada masyarakat agar mereka mau bercocok tanam," tutupnya. (Rmol)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya