Terungkap bahwa kasus penembakan bos PT Dwiputra Tirta Jaya berinisial S, 51 diotaki oleh NL, yang berstatus sebagai pegawai bagian keuangan di perusahaan milik korban.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, pelaku sudah bekerja dengan korban sejak 2012. Motif pembunuhan sendiri karena korban merasa sakit hati sering dimarahin oleh pelaku. Sehingga timbul kemarahan dari pelaku kepada korban.

"Kedua ada beberapa pernyataan dari korban yang dianggap melecehkan selama ini. Sering diajak untuk melakukan bersetubuh. Ada pernyataan yang mengatakan perempuan tidak laku," kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/8).

Selain itu, NL juga takut dilaporkan ke polisi oleh bosnya. Sebab pelaku diduga telah menggelapkan uang pajak perusahaan. Akibatnya perusahaan beberapa kali mendapat teguran dari kantor pajak Jakarta Utara.

"Hal ini sempat dari pihak korban menyampaikan bahwa tersangka akan dilaporkan ke polisi. Inilah kekhawatiran yang bersangkutan," jelas Nana

Atas dasar itu, NL memutuskan merencanakan pembunuhan kepada S.

Dia kemudian meminta bantuan kepada orang-orang terdekatnya untuk merealisasikan rencananya. Total ada 12 tersangka yang diamankan dalam kasus ini.(rmol)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya