Hingga saat ini keberadaan vaksin untuk program vaksinasi pemerintah belum tersedia.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto saat dicecar Komisi IX DPR RI dalam rapat kerja pada Selasa (17/11).

Menkes Terawan mengaku tidak bisa menjelaskan perihal ketersediaan vaksin saat ini karena dalam vaksinasi, ada beberapa lembaga dan kementerian yang turut terlibat.

“Menyangkut kapan waktunya dan sebagainya itu akan terjawab dengan grand design karena terkait izin bendera start dimulai. Tapi sebagai tanggung jawab, saya siapkan sarana prasarana peralatan supaya kita bisa laksanakan (vaksinasi),” ucap Terawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11).

Dia mengatakan, vaksin yang tersedia saat ini yakni vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma. Namun vaksin tersebut belum tersedia di Indonesia.

“Sampai sekarang ini vaksin yang ada untuk uji klinis 3. Yang lain memang belum datang, belum ada. Karena belum datang, saya belum bisa ngomong apa-apa. Semuanya masih rencana," jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya masih menunggu data dan realisasi anggaran untuk menyediakan vaksin di Indonesia.

“Kita menunggu dulu nanti kejelasan (vaksin) karena semua berbasis bukti atau fakta. Nanti juga menyangkut anggaran dan bagaimana realisasinya supaya tidak salah. Kita beli sesuatu harus kita pertanggungjawabkan juga,” tandasnya. (RMOL)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya