Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) menyarankan Menkopolhukam Mahfud MD bersilaturahmi ke Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

"Bagus kalau pak @mohmahfudmd bersilaturahmi ke HRS, sebagaimana sebelumnya beliau silaturahmi ke Syekh Ali Jaber," katanya melalui cuitan di akun Twitter.

Hidayat menyatakan terima kasih kepada Mahfud karena telah meminta aparat keamanan tidak berlebihan mengawal kepulangan Habib Rizieq. Menurutnya hal ini mengakibatkan kegiatan penyambutan pulangnya tokoh yang kerap disebut imam besar itu aman dan damai.

"Terima kasih juga pada ribuan rekan-rekan TNI, polisi dan keamanan bandara yang telah melaksanakan tugas dan instruksi Menko Polhukam @mohmahfudmd, untuk mengawal peristiwa kedatangan HRS dengan wajar, tidak berlebih-lebihan dan tidak lakukan represi," lanjutnya.

Dalam cuitan tersebut, disematkan video yang menunjukkan anggota TNI sedang berbaris di area parkir Bandara Soekarno Hatta untuk menyiapkan pengawalan massa simpatisan FPI. Ia pun mengklaim massa yang menyambut Habib Rizieq tertib, aman dan tidak anarkis, meskipun jumlahnya tergolong besar.

"Terima kasih jazakumullah kepada habib, ulama, dan umat pecinta Habib Rizieq Shihab. Mereka kembali membuktikan bahwa jumlah yang besar, tapi selalu tertib, aman dan tidak anarkis," lanjut.

PRESIDEN PKS SYAIKHU

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyambut kedatangan Habib Rizieq kembali ke Indonesia. Dia mengatakan fenomena ini harus jadi momentum untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Politikus yang akrab disapa Asyik itu juga berharap pemerintah dapat memberikan perlindungan kepada Habib Rizieq yang menjadi hak setiap warga negara.

"Kami berharap hak-hak beliau sebagai warga negara dihormati dan dilindungi," ungkapnya melalui keterangan tertulis.

"Mari kita sebagai bangsa melihat ke depan dengan sikap yang arif dan bijaksana, demi kebaikan bangsa. Jangan ada provokasi dan kriminalisasi," lanjutnya.

Setelah mendarat di Indonesia pagi ini, Habib Rizieq bersama rombongan langsung bertolak ke kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Di sana simpatisan FPI sudah menunggu untuk menyambut.

Sebelumnya, Mahfud menekankan tidak boleh ada tindakan represif dari aparat sangat mengamankan kepulangan Habib Rizieq. Dia menyebut hanya akan ada eskalasi jumlah orang menjemput.

"Dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang, kita berikan haknya untuk pulang karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi," ujarnya, Senin (9/10).

Menurut pantauan, ratusan hingga ribuan massa menyemut di Bandara Soekarno Hatta dan Petamburan untuk menyambut Rizieq.

Massa sempat ricuh ketika berebut ingin salim dengan Habib Rizieq. Akibatnya sejumlah fasilitas umum di Terminal 3 rusak, meskipun pengamanan di sana juga dikerahkan oleh TNI dan Polri.

Pelaksanaan protokol kesehatan seperti menjaga jarak terpantau tak diindahkan. Ketika Habib Rizieq sampai, simpatisan FPI berbondong mendekatinya hingga berdesak-desakan. []

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya