Menjadi kewajiban polisi menertibkan masyarakat.

Jika masyarakat dirasa meresahkan jadi kewajiban polisi menindak tegas.

Tapi bagaimana jika 'polisi' justru diamuk warga karena meresahkan?

Hal inilah yang terjadi di Bangsari, Malang.

Tapi tenang sosok yang meresahkan ini bukanlah polisi sungguhan melainkan polisi gadungan.


Seorang pria yang menyamar sebagai polisi diamuk warga gegeara bawa kabur motor yang baru 'ditilang'.

Kisah polisi gadungan ini beredar luas di media sosial.

Foto pelaku juga banyak tersebar di Facebook.

Di antaranya yakni diunggah oleh akun Facebook Eris Riswandi, Senin (10/4/2018).

Dalam postingan itu diterangkan kronologi kejadian tersebut.

Kejadian ini terkuak warga pada Senin pagi.

Modusnya pelaku bawa motor korban yang terpakir sebarangan.

Pelaku bawa motor korban dengan dahlih dibawa ke kantor polisi.

Saat di tengah jalan korban yang masih duduk di bangku MTS dilempar ke pinggir jalan.

Guru korban yang berada di tempat kejadian langsung berteriak maling.

Warga segera bereaksi dan mengejar pelaku.

Pelaku berhasil dilumpuhkan dan dihajar masa.


"Malng menyamar jadi polisi."

"Kejadian nya tadi pagi, modusnya bahwa motor yang korban parkir melanggar dan harus di bawa ke kantor Polisi."

"Saat di tengah jalan korban yang masih duduk di bangku MTS di lempar di pinggir jalan."

"Untung guru korban ikut dan langsung teriak maling."

"Warga langsung bereaksi dan mencyduk pelaku." tulis akun tersebut.

Sejak diunggah postingan ini banyak mencuri perhatian netizen.

Netizen menagku geram dengan polisi gadungan tersebut.

Yetty Anwar: "Ya allah pak2 orang dah tuwir apa gak inget anak dirmh seumuran anak mu pak kok tega2nya sih ...dah kandangin aja orng kaya gitu mah"

Eri Slamett: "Wahh gawat pake yamar polisi hati hati klu di stop polisi"

Justin Anov: "Gw jg pernah kenak modus begini..."

Netizen juga berhujar sebelum ditilang alangkah lebih baikknya meminta identitas polisi tuk menghindari insiden serupa.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya