Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab direncanakan pulang ke Indonesia setelah berada di Arab Saudi selama 3 tahun lebih. Kepulangannya diperkirkan memberi rasa was-was bagi sebagian publik.

Pengamat Politik Karyono Wibowo menilai selama di Indonesia, Rizieq kerap mengkritik kebijakan pemerintah. Tidak jarang pernyataannya menimbulkan polemik.

“Oleh karenanya, kepulangan HRS tentu membuat was-was bagi sebagian masyarakat. Apalagi jika HRS bergabung dengan kelompok oposisi bisa berpotensi memperkuat kelompok mereka,” katanya kepada Bisnis, Kamis (9/11/2020).

Dia menilai, sikap Rizieq akan menjadi tambahan energi bagi oposisi. Kendati begitu situasi ini juga akan menjadikan roda pemerintahan antara oposisi dan koalisi menjadi lebih seimbang.

PA 212 sempat menegaskan bahwa Habib Rizieq tidak akan masuk dalam partai manapun sepulang dari Arab Saudi.

Pun begitu Karyono menyebut, kondisi itu tidak berdampak negatif jika paradigma oposisi diletakkan dalam kerangka memperkuat demokrasi dan memperbaiki bangsa ke depan.

“Namun, yang dikuatirkan jika arah oposisi bergeser ke arah gerakan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Inilah yang menjadi tantangan pemerintahan Jokowi - Ma'ruf.”

Rizieq Shihab rencananya akan pulang ke Indonesia pada 9 November pukul 19.30 waktu Saudi. Dia diperkirakan tiba di Indonesia pada 10 November sekitar pukul 9.00 WIB.

Istana Wakil Presiden sebelumnya menanggapi kepulangan Habib Rizieq. Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan bahwa pemerintah tidak menahan kepulangan Imam Besar FPI itu.

Selain itu, Menko Polhukam Mahfud MD sempat memperingatkan para pendukung Rizieq tidak membuat kerusakan saat menanti kepulangan Habib Rizieq.

Menurut Mahfud, Rizieq pulang dengan membawa revolusi akhlak. Pemerintah akan menindak tegas pelaku kerusuhan saat kepulangannya ke Tanah Air.

"Karena Habib Rizieq itu mau pulang dengan revolusi akhlak, kalau mau buat kerusakan maka berarti bukan pengikut Habib Rizieq, kita sikat. Kalau pengikut Habib Rizieq yang tertib,” kata Mahfud. []

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya