Kegigihan driver ojol ini patut diacungi jempol. Walaupun kehilangan satu kakinya, ia masih semangat mengantarkan pesanan makanan pelanggan.

Banyak kisah inspiratif datang dari driver ojol pengantar makanan. Seperti driver ojol yang penyandang disabilitas satu ini.

Walaupun telah kehilangan satu kakinya, driver ojol di Singapura ini tetap semangat menjalankan tugasnnya. Ia bertugas mengantarkan makanan kepada pelanggan yang menggunakan jasanya.

Dilansir dari Straits Times (21/10), driver ojol bernama Saire ini tak patah semangat menjalani kehidupannya. Setiap hari ia mengantarkan pesanan makanan menggunakan motor yang didesain khusus.

Dulunya Saire sering menjalankan tugasnya mengantarkan makanan hanya menggunakan skuter. Lalu untuk menopang kakinya, ia harus membawa tongkat.

Makanannya ia letakkan di stang motor atau skuter yang ia bawa. Saire sering terlihat di beberapa stasiun MRT di Singapura, salah satunya Stasiun Bishan.

Saire sempat menceritakan kisah mengapa ia bisa kehilangan kakinya. Jadi, Saire kehilangan satu kakinya saat berusia 13 tahun.

Saat itu ia mengalami kecelakaan di jalan raya. Karena kecelakaan tersebut, kaki sebelah kanannya lumpuh tak bisa digerakkan. Lalu saat Saire berusia 29 tahun, kaki kanannya itu harus diamputasi karena infeksi bakteri.

Selain Saire, kisah serupa juga dialami oleh Kuya Koy. Pria berusia 47 tahun yang kehilangan satu kakinya namun tetap semangat menjalani tugasnya sebagai driver ojol pengantar makanan.

Kisah ini dibagikan oleh Phil News (21/2), Kuya Koy terlihat gigih dan semangat mengantarkan pesanan makanan pelanggan. Ia setiap harinya bekerja menggunakan sepeda usangnya.

Hanya dengan satu kaki, Kuya Koy mengayuh sepedanya untuk mengantarkan makanan kepada pelanggan. Namun, kini Kuya Koy tak perlu susah payah mengayuh sepedanya.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya