Pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menyebut Kota Jakarta amburadul tak bisa dilepaskan dari sosok kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI.

Berbeda dengan anggapan Mega, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain justru berpandangan bahwa Gubernur Anies telah sukses membuat Ibukota menjadi lebih baik.

Klaim Presiden kelima RI tersebut pun dimaknai sebagai bentuk kekalapan seorang tokoh terhadap kepemimpinan Anies yang telah menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta sekaj 2017 silam.

"Nampaknya, Anies bukan saja berhasil membuat Jakarta menjadi kota yang semakin hebat, apik, bersih, dan nyaman. Tapi juga berhasil membuat beberapa kalangan menjadi 'kalap'. Is it right?" kata Tengku Zulkarnain di akun Twitternya, Selasa (10/11).

Pernyataan soal Jakarta amburadul disampaikan Megawati saat hadir secara virtual di acara pemberian penghargaan "Kota Mahasiswa" atau City Of Intellectual oleh tim yang dipimpin Ketua Senat dan Gurubesar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas.

"Saya saksi hidup di Jakarta Ini. Dulu waktu pindah dari Yogyakarta ke Jakarta pada (tahun) 1950. Tetapi sekarang Jakarta ini jadi amburadul," kata Megawati.

Pernyataan ini pun seakan kontras dengan kondisi Jakarta yang baru-baru ini mendapat penghargaan Sustainable Transport Award (STA) 2021.

Penghargaan ini diberikan atas program integrasi antarmoda transportasi publik yang terus dikembangkan. Kota pemenang STA ini diumumkan pada konferensi transport internasional MOBILIZE 2020 yang diselenggarakan secara virtual pada 26, 28 dan 30 Oktober 2020. (RMOL)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya