Politisi partai Golkar Nusron Wahid beranggapan bahwa banyaknya jamaah saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya terjadi di markas FPI, Petamburan, Jakarta saja, melainkan juga di beberapa daerah.

"Maulid Nabi yang penuh tidak hanya ada di Petamburan. Di tempat-tempat lain juga penuh, lautan manusia tak terbendung, namanya orang cinta itu melampaui batas. Termasuk batas-batas kesehatan," kata Nusron dalam acara ILC bertajuk "Sesudah Protokol Kesehatan Dilanggar" Selasa malam (17/11).

Jika demikian, umat hadiri acara Maulid karena dasar cinta kepada Nabi, maka pemerintah, kata Nusron tidak bisa melakukan pendekatan dengan penegakan hukum.

Nusron mengatakan, pemerintah tidak perlu khawatir berlebih, sebab banyaknya orang alias jamaah yang hadiri Maulid Nabi di Patamburan pada Sabtu malam itu bukan arena konsolidasi untuk melawan pemerintah apalagi untuk kepentingan 2024.

"Karena apa orang datang ke Maulid Nabi itu mahabah, kecintaan. Di kampung-kampung itu semua jalan (ke acara Maulid). Dan fenomena orang datangi habaib itu banyak, tidak hanya Habib Rizieq, mesekipun ada pandemi mereka tetap datang, kenapa? (karena) cinta," tandas Nusron. (*)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya