Sejumlah tokoh menyambut baik dan sebagian sudah menemui Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib M. Rizieq Shihab setiba di Tanah Air.

Selasa (10/11), Habib Rizieq tiba di Indonesia setelah 3,5 tahun berada di Arab Saudi.

Sejumlah tokoh yang menemui Habib Rizieq diantaranya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan, tokoh bangsa Amien Rais, politisi senior Partai Gerindra Fadli Zon, Wasekjen MUI Pusat Tengku Zulkarnain.

Juga ada elit PKS. Mereka adalah Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Ahmad Heryawan, dan Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi.

Namun hingga saat ini, tidak sedikit publik yang bertanya-tanya, kapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan, bertemu dengan Sang Habib.

Untuk diketahui, pada Pilpres 2019 lalu, Habib Rizieq mendukung Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Bahkan, Prabowo datang ke Arab Saudi menemui Habib Rizieq untuk meminta doa dan dukungan.

Dan dalam kesempatan kampanye, jika menang pilpres, Prabowo berjanji akan menjemput dan memulangkan Habib Rizieq dari Arab Saudi.

Fadli Zon yang ditanya saat menyambangi kediaman Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis kemarin, mengaku belum menanyakan hal tersebut secara langsung ke Prabowo.

"Belum sempat saya tanya beliau. Mestinya adalah (rencana)," kata Fadli Zon.

Saat ini, memang sudah mulai terbaca sekaligus menarik untuk ditunggu siapa yang bakal mendapatkan hati Habib Rizieq dan pendukungnya.

Yakni, konteks Pilpres 2024 mendatang.

Melihat dari sisi pertemanan, bisa saja memang Habib Rizieq kembali mendukung Prabowo. Karena di antara keduanya tidak ada persolan.

Hanya saja, memang harus diakuai, sebagian pendukung sang imam besar kecewa kepada Prabowo karena dinilai inkonsisten, bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo.

Dukung Anies? Ya, bisa saja nanti Habib Rizieq merubah dukungan.

Soal pertemanan, Anies juga sebetulnya memiliki kedekatan secara politik dengan Habib Rizieq dan FPI yang terjalin sejak Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu.

Apalagi selama ini, Anies condong mendukung kegiatan-kegiatan alumni 212 dan ormas Islam lain yang mendukung Habib Rizieq.

Nah, dua kemungkinan ini bisa saja. Dukung Prabowo lagi atau pindah ke Anies.

Atau opsi lain. Habib Rizieq bisa juga mencalonkan diri sebagai RI 1 atau RI 2.

Atau tidak ketiga-tiganya. Tidak dukung Prabowo, Anies atau nyapres.

Habib Rizieq masih ada pintu mendukung figur lain, dengan syarat seperti yang sering disampaikan.

Yaitu, mendukung calon pemimpin yang dinilai baik. Bukan mendukung pemimpin yang merugikan rakyat, yang merusak agama, dan menghancurkan negara.

Menarik untuk ditunggu siapa yang bakal mendapatkan dukungan Habib Rizieq. Waktu jualah yang menjawabnya nanti.[rmol]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya