Seorang kakek pengemis dijambret dua orang pengendara sepeda motor saat duduk didepan Bank Sultra Cabang Baubau Jalan Kartini, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Sabtu (28/11/2020) siang. Kejadian itu terekam CCTV dan viral ke media sosial, salah satunya grup Laporan Warga Baubau.


Dalam rekaman video berdurasi 14 detik itu, terlihat dua pelaku mengendarai sepeda motor matic mendatangi kakek tersebut. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dan duduk disamping korban yang diketahui bernama La Makmur (70) itu. Sedangkan satu pelaku lagi bersiap diatas sepeda motor.


La Makmur mengungkapkan, jika modus pelaku pencurian tersebut dengan mengajaknya makan. Ajakan tersebut ia tolak dan curiga dengan gelagat kedua pelaku. Lantas, kedua pelaku pun bermaksud pergi. Saat akan beranjak itulah, salah satu pelaku menarik tas dari pangkuan La Makmur.


“Dia ajak makan tapi saya tidak mau, saya lihat matanya di tas terus,” ungkap La Makmur menceritakan kronologis kejadian itu.


Dalam rekaman tampak, kakek pengemis itu berusaha mempertahankan uang yang dijambret pelaku. Akibat La Makmur mempertahankan tasnya itu, ia bahkan terjatuh dan terseret sesaat.


Pelaku pun meninggalkan korban. Tak diketahui berapa jumlah kerugian yang dialami sang kakek dari peristiwa itu. La Makmur mengungkapkan jika uang tersebut hasil ia mengharap belas kasihan orang lain selama dua bulan. Rencananya uang itu untuk membeli kain kafan.


“Untuk beli kain kafanku kasihan. Cuman itu uangku sudah tidak ada lagi,” tuturnya.


Viralnya video kakek pengemis dijambret itu, membuat aparat kepolisian Satreskrim Polres Baubau tak membutuhkan waktu lama untuk menangkap pelaku, pada malam harinya. Dari rekaman CCTV yang nerekam ciri-ciri pelaku juga plat sepeda motor matic, petugas membekuk salah satu pelaku, yang berperan sebagai eksekutor.


Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Reda Irfanda membenarkan penangkapan tersebut. Namun, Reda enggan menjelaskan detil identitas eksekutor tersebut. Polisi terpaksa tembak kaki pelaku juga menyita sepeda motor matic DT 4694 saat beraksi. Proses penangkapan juga tersebar ke media sosial.


“Iya eksekutornya sudah ditangkap,” ungkap Reda singkat.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya