Polisi mengungkap kondisi terkini terkait kasus prostitusi online yang menjerat artis inisial ST dan MA di Sunter, Jakarta Utara. ST dan MA yang masih berstatus sebagai saksi kini dipulangkan oleh pihak kepolisian
"Sudah (dipulangkan) karena sebagai saksi," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, saat diminta konfirmasi, Minggu (29/11/2020).


Meski sudah dipulangkan, ST dan MA bisa saja dipanggil kembali oleh pihak kepolisian. Terlebih jika keterangan keduanya diperlukan untuk mengembangkan kasus tersebut.

"Sementara belum (ada pemeriksaan lebih lanjut). Nanti apabila diperlukan akan dimintakan," ujar Wirdhanto.


Tak hanya itu, pihak kepolisian juga membeberkan cara dua tersangka dalam kasus ini, yakni pasutri AR dan CA menawarkan ST dan MA. AR dan CA merupakan muncikari dari kasus prostitusi online tersebut.

"Melalui japri (jaringan pribadi) media sosial," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Wirdhanto saat dihubungi detikcom, Sabtu (28/11/2020).


Menurut Wirdhanto, pasutri ini tidak menawarkan para angel's secara terang-terangan di media sosial. Namun, keduanya memanfaatkan jaringan pergaulannya.

"(Muncikari dan pelanggan bisa saling mengetahui) via pergaulan saja," imbuh Wirdhanto.


Para pria hidung belang langsung berkomunikasi dengan AR dan CA via WhatsApp. Setelah kesepakatan harga dicapai, muncikari dan angel bertemu di sebuah hotel.

AR dan CA sendiri ditangkap di lobi hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara, pada Selasa (24/11) malam lalu. Polisi menangkap keduanya setelah mendapatkan informasi adanya dugaan perdagangan orang di hotel tersebut.

Setelah menangkap kedua muncikari itu, polisi menggerebek kamar hotel dan mendapati artis ST dan MA melakukan threesome.

"Pada saat ditangkap, ternyata kedua wanita ini melakukan kejahatan asusila dengan cara perempuannya dua, laki-lakinya satu yang biasa disebut threesome," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko.

ST dan MA ditarif Rp 110 juta untuk mengencani pria hidung belang tersebut. Uang itu dibagi-bagi dengan muncikari, di mana artis-selebgram mendapat masing-masing Rp 30 juta dan muncikari Rp 50 juta.

Ternyata sebuah video memperlihatkan detik-detik MA masuk hotel sebelum melakukan prostitusi, juga sempat beredar viral di media sosial. Dalam video tersebut, MA terlihat masuk ke kamar hotel seorang diri.

"Iya, MA," singkat Wirdhanto


Wirhdanto mengatakan bahwa yang lebih dahulu datang ke hotel adalah MA. Menyusul MA, beberapa saat kemudian datang artis inisial ST.

"MA baru ST," imbuhnya.


Dalam video yang beredar, memperlihatkan MA berjalan seorang diri di lobby hotel. Ia tampak mengenakan kemeja lengan panjang warna hijau dan celana warna hitam serta bermasker.

Perempuan berambut pirang itu lalu terlihat berjalan di selasar hotel. Tidak lama kemudian ia masuk ke dalam kamar yang menjadi tempat melakukan prostitusi.(dtk)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya