GELORA.CO - Polemik lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang di atasnya berdiri Pondok Pesantren Markaz Syariah Agrokultural milik Habib Rizieq terus menjadi perdebatan publik.

Polemik terjadi setelah PT Perkebunan Nusantara VIII meminta agar penghuni mengosongkan pondok dan mengembalikan lahan ke mereka.

Secara garis besar, Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief melihat persoalan ini sebenarnya sederhana.

“Soal HGU Megamendung menurut saya ini soal sederhana. Pemerintah menduga itulah sumber pembiayaan gerakan HRS selama ini,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (29/12).

Pemerintah, sambung Andi Arief kemudian melakukan segenap upaya untuk mematikan lahan yang diduga jadi sumber logistik Habib Rizieq tersebut. Harapanya, gerakan Habib Rizieq bisa diredam dan tidak lagi nyaring.

“Ternyata keliru, tidak ada usaha perkebunan di sana. (*)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya