Pasangan kekasih di Kediri diringkus polisi setelah terbukti membuang bayi hasil hubungan gelapnya di pekarangan rumah tetangga. Pelaku tega meninggalkan buah hatinya di bawah pohon pisang karena merasa malu memiliki anak di luar nikah, sementara statusnya masih pelajar.

Awal mula ungkap kasus ini setelah beredar video rekaman warga yang memperlihatkan proses penemuan bayi laki-laki di sebuah pekaran rumah di Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Tak butuh waktu lama bagi Polres Kediri untuk mengungkap kasus pembuangan bayi malang tersebut. Dalam waktu sehari, polisi akhirnya menangkap pasangan kekasih yaitu gadis berinisial YG (15) warga Desa Payaman dan pria IH (19) warga Desa Tanjung, Kecamatan Pagu sebagai pelakunya.

“Kepada petugas ibu bayi mengaku tega membuang buah hatinya karena merasa malu memiliki anak di luar nikah, sedangkan statusnya masih pelajar. Selama ini pelaku menyembunyikan kehamilannya dari orang tua dan tetangga dengan cara memakai korset dan pakaian yang longgar. Dalam proses persalinan pelaku melakukan seorang diri di kamar mandi,” Kata AKBP Lukman Cahyono, Kapolres Kediri.

Meski sempat ditinggalkan selama 12 jam di ruang terbuka, namun bayi dipastikan dalam kondisi yang sehat. “Saat ini dalam perawatan di RSUD Kabupaten Kediri,” kata Ahsin Usman humas RSUD Kabupaten Kediri.

Akibat perbuatannya ibu bayi diancam pasal 308 KUHP tentang penelantaran anak. Sedangkan, kekasihnya dijerat pasal 81 dan 82 undang-undang nomor 23 tahun 2020 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Namun karena masih di bawah umur kedua tersangka tidak ditahan dan proses hukumnya dipercepat. Sumber: merdeka.com

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya