Dorongan untuk membentuk tim investigasi independen disuarakan Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra terkait insiden penembakan di Tol Cikampek antara pihak kepolisian dan laskar FPI.

Menurut anggota Komisi III DPR FGerindra, Habiburokhman, tim investigasi perlu dibentuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk mengusut penembakan yang mengakibatkan enam laskar FPI tewas.



"Kami meminta dibentuk tim investigasi khusus yang independen terkait kasus penembakan di Cikampek. Investigasi khusus ini harus melibatkan  Komnas HAM dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun," ujar Habiburrokhman dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12).

Habiburokhman menambahkan, pembentukan tim investigasi Komnas HAM ini menjadi penting untuk menghindari tindakan saling menghakimi antara FPI maupun sebaliknya.

"Baik kepada kepolisian maupun kepada Habib Rizieq dan FPI serta pengikutnya. Kita berharap proses hukum bisa berjalan dengan adil dan transparan," tuturnya.

Lebih lanjut, Jurubicara DPP Partai Gerindra ini juga meminta agar masyarakat memberikan masukan informasi apa pun kepada Komisi III DPR RI.

"Sebagai anggota Komisi III kami membuka diri atas masukan informasi dari masyarakat terkait kasus ini. Insya Allah kami akan mengawal pengusutan kasus ini agar berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," kata Habiburrokhman.

Habiburokhman juga menyebut, Komisi III DPR RI akan memanggil Kapolri dalam rapat Komisi III nantinya.

"Kami akan usulkan begitu (manggil Kapolri)," tandasnya. (RMOL)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya