GELORA.CO - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berharap, pemerintah tidak membuat umat Islam terpisah atau dibagi menjadi dua bagian.

"Kemudian pemerintah jangan membuat umat Islam terpisah atau dibagi menjadi dua bagian. Semua harus dirangkul, dialog dengan teman-teman FPI seperti juga dekat dengan teman-teman NU, Muhammadiyah," ujar Mardani di akun twitternya @MardaniAliSera, Jumat (25/12/2020).

Selain itu, kata Mardani, usai Presiden Joko Widodo melantik enam menteri baru Kabinet Indonesia Maju. Masih ada beberapa tantangan yang perlu diselesaikan oleh pemerintah.

Di antaranya, lanjut Mardani, mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia yg sudah berlangsung sejak Maret 2020 yg sampai saat ini masih tinggi jumlah kasus positif.

"Ini tidak bisa disiasati dengan marketing, pencitraan, dan cuman teriak-teriak. Dia harus betul-betul melangkah yang terorkestrasi dengan baik dari pusat sampai ke level RT," tegasnya.

Menurut Politisi PKS ini, pemerintah perlu memberikan koridornya, diberikan stimulannya. Supaya seluruh masyarakat di Indonesia mencintai negeri ini sesuai dengan cara masing-masing tapi dengan koridor yang jelas dan tegas.

"Dan itu, perlu negara yang adil, yang hadir di tengah masyarakat," tandasnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah melantik enam menteri baru hasil reshuffle kabinet di pengujung 2020 ini pada hari Rabu, 23 Desember 2020.

Adapun enam menteri baru yang akan masuk memperkuat Kabinet Indonesia Maju adalah Tri Rismaharini (Risma) sebagai Menteri Sosial, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan M Luthfi sebagai Menteri Perdagangan.[]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya