Meski telah melakukan aksi pembunuhan sadis terhadap selingkuhan istrinya, tersangka Rivat Eka Putra (43) terus banjir dukungan dan semangat dari warga Prabumulih serta para netizen.

Warga Jalan Kerinci Vina Asri Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih itu dinilai banyak pihak sebagai pria sejati dan kesatria membela serta mempertahankan kehormatan rumah tangga.

Di media sosial pemberitaan Rivat selalu dikomentari para netizen dengan dukungan bahkan warga banyak yang berencana membesuk mengantar makanan ke pria tiga anak tersebut.

Tak hanya itu, bahkan para netizen berencana menghubungi pengacara kondang Hotman Paris untuk membantu memperjuangkan Rivat agar mendapat keringanan hukuman penjara.

Bahkan ada juga yang membuat hastag bebaskan rivat karena dianggap lelaki yang baik dan membunuh akibat harga diri diinjak-injak.

“Lelaki mana yang mau harga dirinya diinjak-injak/sudah tak dihargai… Membunuh/terbunuh,” tulis Fahrur R Tnx mengomentari postingan berita Tribunsumsel.com dikutip smartizen.my.id, Rabu (02/12/2020) melalui Tribunsumsel.com.

“Semangat Bang, demi harga diri,” tulis Dartox Armuda.

Selain itu ada juga netizen yang meminta Rivat dibebaskan saja karena istrinya yang memulai sehingga terjadi aksi pembunuhan.

“Bebaske bae, dio tu dak salah tapi bininyo yang salah,” tulis akun Wawan dan Alif.

Tidak hanya di media sosial namun banyak warga juga mengatakan jika Rivat kesehatisnnya pendiam dan merupakan anggota salah satu pengajian agama.

“Dia itu orangnya baik dan pendiam, mungkin karena sudah tidak tahan lagi ya begitu jadinya. Apalagi sudah diperingatkan sampai tiga kali agar tidak selingkuh,” kata Ari, satu diantara warga Kelurahan Muaradua ketika dibincangi.

Selain itu, Diana warga lainnya mengaku yang mendukung dan memberi semangat Rivat sangat banyak mulai dari mengantar nasi bungkus, memberi semangat hingga menandai akun serta mengirim pesan langsung meminta bantuan pengacara kondang Hotman Paris.

“Banyak yang menilai Rivat orang baik, tak banyak ulah serta orang pengajian jadi banyak yang simpatik,” bebernya.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengungkapkan atas perbuatannya itu tersangka akan dijerat pasal 338 dan 351 KUHP. “Pelaku akan dijerat pasal berlapis dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara,” tegasnya. Sumber: smartizen.my.id

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya