Seorang pria babak belur dihajar massa saat kepergok mencuri sepeda motor di area parkir Mesjid Jami’ Jalan Yos Sudarso KM 13,6 Lingkungan VII Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Senin (30/11/2020).


Sampai saat berita ini terbit identitas pelaku belum diketahui. Sedangkan kondisi pelaku babak belur, usai menerima pukulan-pukulan mentah dari warga sekitar. Nyawanya selamat setelah seorang aparat TNI AL menghentikan amukan massa dan menyerahkan ke polisi untuk proses selanjutnya.


Saksi mata, Salman (37) mengatakan, pelaku tertangkap basah saat akan mencuri sepeda motor warga sekitar dari mesjid tersebut. Salman juga menjelaskan jika modus yang pelaku adalah dengan berpura-pura shalat.


“Pelaku pura-pura shalat zuhur. Ketika belum selesai hingga rakaat terakhir pelaku keluar dan menaiki sepeda motor yang saya tahu pemiliknya,” ungkap Salman.


Salman yang telat datang ke mesjid curiga melihat pelaku keluar dengan menggandeng tas samping kecil. Ia pun mengamati gerak-gerik pemuda tersebut, hingga akhirnya menaiki sepeda motor milik warga sekitar.


“Pelaku ini modus shalat. Saat shalat belum selesai, dia sudah pulang duluan menggandeng tas kecil, terus naik sepeda motor warga sini,” tuturnya.


Salman yang semakin curiga pun menegur pria tersebut. Teguran itu, membuat pelaku terkejut dan langsung kabur. Salman yang dari awal curiga pun langsung mengejar pelaku yang kabur ke arah Jalan Yos Sudarso.


“Karena saya yakin sepeda motor itu bukan miliknya, saya tegur tapi malah lari. Langsung saya kejar sambil berteriak,” jelas Salman.


Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung bergegas dan berhasil menangkap pelaku, tanpa aba-aba, massa pun menghakiminya. Melihat adanya kerumunan, seorang aparat TNI AL yang melintas langsung turun dan menyelamatkan pria tersebut dari aksi massa. Selanjutnya, menyerahkan pelaku ke Polsek Medan Labuhan untuk menindak lanjuti kasus tersebut.


Petugas pun memboyong pria tersebut dari TKP dan mebawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sebelum menjebloskannya ke dalam penjara.


Kapolsek Medan Labuhan Edy Safari, belum menjawab pertanyaan dari awak media mengenai peristiwa curanmor yang berada Mesjid Jami tersebut.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya