GELORA.CO - Para pejabat pemerintahan jangan sampai menganggap sepele masyarakat yang kini hidup makin susah akibat pandemi Covid-19. Bantuan sosial yang dianggarkan kepada mereka harus sampai sesuai yang ditargetkan. Jangan sampai ada penyimpangan yang kemudian membuat rakyat menjadi marah.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K. Harman mengingatkan bahwa kemarahan rakyat akan meledak jika bantuan untuk mereka terus menerus dikorupsi.

“Jika hidup rakyat makin susah dihimpit kesulitan ekonomi sementara bantuan untuk rakyat terus dikorupsi dan disalahgunakan untuk kelompok tertentu akan muncul the angry class yang bergerak menyuarakan ketidakadilan. Itu pelajaran sejarah revolusi sosial,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (30/12).

Anggota Komisi III DPR ini menekankan bahwa bansos merupakan program jaring pengaman sosial. Program ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat miskin tanpa pilih kasih.

Hanya saja, niat baik itu harus ternoda dengan aksi korupsi yang diduga dilakukan oleh Juliari Batubara saat menjabat sebagai Menteri Sosial.

Korupsi bansos selain menimbulkan kelompok yang akan meluapkan amarah, juga membuat jurang kesenjangan semakin dalam.

“Di zaman now ia (bansos) menjadi fundrising kelompok tertentu untuk menumpuk harta dan memupuk kekuasaan. Maka yang kaya makin kaya dan yang berkuasa makin rakus. Rakyat? Monitor!“ tutupnya.[rmol]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya