Polisi tengah memburu pelaku pemukulan pada seorang wanita yang nyaris telanjang di ranjang.

Seperti terlihat pada video yang kini tengah viral di dunia maya.

Dilansir Mirror, Senin (9/10/2017), pelaku pemukulan tersebut adalah pria bernama Vasily yang berasal dari Kota Salavat, Rusia.

Pada video terlihat Vasily menghajar istrinya yang diketahui bernama Nadia.

Nadia yang masih terbaring di ranjang tanpa busana, dihajar bertubi-tubi oleh suaminya hingga berdarah-darah.

Sebelum pukuli Nadia, Vasily terlebih dahulu menghajar selingkuhan istrinya hingga terkapar tak sadarkan diri.

Juru bicara kepolisian, Maxin Rodionov mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui identitas pelaku pemukulan, sang istri, dan selingkuhan.

Suami Bacok Selingkuhan Istri

Emosi yang memuncak membuat pria paruh baya ini gelap mata.

SL (17) remaja yang bekerja di sebuah pangkalan pasir tewas setelah lehernya dibacok.

Pelaku pembacokan adalah OM (58), orang tua dari wanita yang jadi kekasih SL.

Aksi berdarah ini terjadi di Kampung Cibuyutan, Desa Sukarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Selasa (15/8/2017).

OM kini sudah diamankan polisi dengan barang bukti sebilah golok.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menjelaskan, aksi penganiayaan bermula dari kecurigaan pelaku ke korban yang ada main dengan istri OM yang juga ibu dari pacar SL.

Pelaku kata Kapolres sengaja datang ke tempat kerja korban untuk menanyakan soal perselingkuhan dengan istrinya.

"Karena korban saat ditanya engga ngaku, sehingga pelaku terpancing emosi dan langsung membacok korban menggunakan golok," ujarnya di Mapolres Bogor, Rabu (15/8/2017).

Bacokan pelaku mengenai leher belakang dan wajah korban.

"Korban meninggal dilokasi kejadian, dibacok lehernya dengan golok yang dibawa pelaku," katanya.

Polisi yang mendapat laporan kejadian itu langsung menuju ke lokasi dan mengamankan pelaku tidak lama kemudian.

"Motifnya cemburu, karena korban diduga selingkuh dengan istri pelaku," katanya.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Bogor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sumber: TribunNews.Com

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya