Kediaman milik almarhumah, Arneta Fauzia (39) korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182, di Serang, Banten, Jawa Barat, dibobol maling.

Rumah yang dalam keadaan kosong tersebut setelah Arneta Fauzia bersama, tiga anaknya yakni Zurisya Zuar (8), Umbu Kristin Zia (2) dan Fao Nuntius Zai yang masih bayi meninggal dunia dalam kecelakaan jatuhnya pesawat di kawasan Kepulauan Seribu.

Pelaku diduga kuat mengetahui rumah tersebut dalam keadaan kosong kemudian masuk ke dalam rumah melalui atap. Sejumlah barang berharga diambil pelaku diantaranya, satu unit sepeda, simulasi bayi, tabung gas 3 kilogram, dan galon air.

Ketua RT Setempat menuturkan, kasus tersebut terungkap setelah pembantu datang memeriksa dan ternyata pelaku masuk ke dalam rumah melalui ata

"Lewat genting, ada empat genting dibuka, terus lewat plafon, turun ke kamar belakang dan keluar lewat pintu belakang, "ujarnya Nanang.

Mengenai ada informasi beredar bahwa bantuan Rp1,2 Miliar ikut digasak pelaku ditegaskan Nanang tak benar. Menurutnya bantuan tersebut belum diteripa pihak korban.

"Belum ada bantuan saya dengar, barang-barang diambil tidak banyak," katanya lagi. (TimurKota)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya