GELORA.CO - Partai Demokrat berkeyakinan Presiden Joko Widodo tidak berkaitan dengan aksi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam upaya mengambil alih Partai Demokrat secara ilegal.

Keyakinan itu sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Herman Khaeron, lewat akun Twitter pribadinya, Selasa (9/3).

Keyakinan ini sekaligus menjawab anggapan sejumlah pihak yang merasa Presiden Joko Widodo berada di balik aksi Moeldoko menyelenggarakan Kongres Luar Biasa di Sumatera Utara dengan mengatasnamakan Demokrat.

“Saya yakin aksi Moeldoko tidak ada kaitanya dengan presiden,” tegasnya.

Namun demikian, Herman Khaeron menduga ada pihak lain yang bersekongkol dengan Moeldoko untuk mengkudeta Demokrat. Hanya saja, Herman Khaeron tidak mengurai siapa mitra Moeldoko yang dia duga.

 “Sepertinya ada pihak lain mitra persekongkolannya. Sejalan dengan waktu akan terbuka ke publik,” demikian Herman Khaeron.(RMOL)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya