GELORA.CO - Aktivis media sosial, Ferdinand Hutahaean keberatan dengan foto tampilan di salah satu konten berita yang dimuat oleh media online, Gelora.co.

Gelora.co memuat berita tentang keterlibatan Ferdinand dalam tim kajian Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Gelora.co menampilkan foto Ferdinand dada terbuka sebagai gambar utama pemberitaan. Foto Ferdinand  sempat beredar beberapa tahun lalu di jagat twitter.

Ferdinand menilai, isi berita tidak ada hubungan dengan fotonya. Dia menilai media itu telah melecehkannya.

“Media macam apa ini? Melecehkan saya dengan menggunakan foto yang tidak berkaitan dengan berita dan ini melanggar etika publik. Jika anda benar media, anda pasti tau etika pers,” tulis Ferdinand di twitternya, Rabu (10/3).

HAK JAWAB:

Terkait foto Ferdinand Hutahaean di link berita 

Admin twitter gelora.co menerangkan bahwa foto tersebut beredar luas di internet dan juga diunggah di beberapa media online sebagai foto tampilan.

Di antaranya: 


Tangkapan layar:




Sehingga gelora.co menilai foto tersebut bukan merupakan unsur pelecehan  karena menampilkan bagian tubuh kepala hingga dada.

Melihat respon komentar di laman twitter, Gelora.co kemudian mengganti foto tersebut tapi tampilan di twitter tidak otomatis berubah.

Rabu pagi (10/3/2021), akun Ferdinand Hutahaean baru melayangkan kritikan di akun twitter miliknya.

Sebagai media online, Gelora.co memberikan hak jawab dan sudah mengirimkan permintaan maaf kepada Ferdinand Hutahaean. (*)

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya