Sesama pengguna jalan harus saling menghormati. Jangan sampai ada arogansi kelompok yang membuat orang lain merugi.

Begitu kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yugo menanggapi viralnya foto pemotor yang mengacungi jari tengah kepada kelompok pesepeda yang memenuhi jalan di daerah Dukuh Atas, Jakarta.

"Hormati sesama pemakai jalan, patuhi UU Lalu Lintas," kata Sambodo seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (30/5).

Sambodo secara khusus berpesan kepada pesepeda agar mereka tidak arogan dengan memenuhi jalan. Tindakan memenuhi jalan itu, kata dia, berpotensi menghalangi pengguna jalan lain untuk menyalip atau mendahului.

"Jangan arogan menguasai seluruh lajur jalan. Beri kesempatan kendaraan bermotor untuk bisa menyalip dari kanan," tandasnya.

Aksi pemotor bernopol AA yang mengacungkan jari tengah kepada rombongan pesepeda road bike sempat viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat pada Rabu (26/5) sekitar pukul 06.30 WIB.

Foto yang beredar ada empat. Awalnya pengendara sepeda motor melintas di sisi kiri jalan, tak berselang lama pengendara motor berhasil memecah rombongan para pesepeda yang berada di sisi kanan jalan.

Setelah berhasil membalap dan berada di posisi paling depan, pengendara motor kemudian mengacungkan jari tengah kepada para pesepeda dengan tangan kiri.

Dugaan kuat, pengendara sepeda motor kesal lantaran para pesepeda mengambil jalur kendaraan bermotor di sisi kanan jalan untuk dilalui sepeda.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya