Seorang ibu rumah tangga nekat mencuri seekor burung murai batu milik anggota kepolisian di Perumahan Villa Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Ironisnya, aksi emak–emak yang membawa anaknya ini dilakukan pada pagi menjelang siang dan terekam kamera CCTV.

Akibat perbuatan nekat pelaku ini langsung viral di jagad media sosial dan dibagikan warganet berulang di aplikasi WhatsApp. Dalam rekaman CCTV yang terpasang di beberapa titik di perumahan tersebut menunjukan pelaku membawa serta anaknya yang diduga masih balita dan digendong bagian depan.

Dengan mengendari sepeda motor, pelaku kabur melalui jalan belakang perumahan dan memasuki jalan perkampungan. ”Peristiwa itu terjadi pada Jumat 4 Juni 2021 lalu sekitar pukul 09.20 WIB, pelaku wanita dengan mambawa anak mencuri burung murai batu milik anggota kepolisian,” kata Ketua RT setempat, Waluyo Haryanto, Senin (7/6/2021).

Menurut dia, jika dilihat dari wajahnya yang terekam CCTV pelaku bukan merupakan warga setempat. Namun diduga pelaku telah menguasai situasi di lokasi lantaran beraksi saat petugas kemanaan sedang berkeliling kompleks.

”Pelaku jumlahnya ada dua, satu ibu-ibu dan anaknya masih balita. Jadi pelaku memanfaatkan momen, saat petugas berkeliling,” ungkapnya. Baca: Tiduran Main HP di Rel Kebayoran Lama, Pelajar Tewas Ditabrak KA

Sementara Desta Ratih anak si pemilik burung mengatakan, pelaku terbilang nekat lantaran beraksi di pagi hari. Kendati sempat kepergok warga, namun pelaku yang membawa serta anaknya yang diduga masih balita tetap menjalankan aksinya.”Awalnya ada ibu-ibu dari TK ngeliat ibu-ibu ngambil burung,” katanya.

Kemudian ibu-ibu itu mulai curiga, karena yang ngambil burung bukan pemiliknya dan melaporkan kejadian itu. Setelah dilakukan pengecekan, benar saja burung tersebut dicuri oleh pelaku. Atas kejadian tersebut, sang pemilik burung yang merupakan anggota Polsek Cikarang Barat menderita kerugian hingga sekitar Rp3 juta.

”Kita belum lapor polisi bapak saya kan polisi juga mau kita telusuri dulu. Burung yang dicuri jenis murai batu ya harganya tiga jutaan lah,” ungkapnya. Saat ini, warga sedang mencari dan menelusuri pelakunya. Sebab, warga sering melihat keberadaan ibu–ibu dengan membawa anak tersebut dilingkungannya. []

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya