Novel Baswedan dkk Nobar 'KPK Endgame'



Novel Baswedan dkk yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) nonton bareng (nobar) film dokumenter 'KPK Endgame'. 

Film dokumenter ini diproduksi oleh Watchdoc Indonesia.
Pantauan detikcom, nobar 'KPK Endgame' digelar Senin (7/6/2021), pukul 18.45 WIB, di auditorium gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK, yang juga kantor Dewas, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Selain Novel, terlihat Kasatgas Penyelidik KPK Harun Al Rasyid dan beberapa pegawai KPK yang tak lulus TWK lainnya. Nobar ini turut mengundang beberapa wartawan. Nobar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).


Sebelumnya, Akun Twitter Watchdoc Indonesia, rumah produksi yang memproduksi film dokumenter KPK Endgame, sempat dibajak. Setelah akun Twitter dibajak, kini giliran akun Instagram Watchdoc yang dibajak.

Mulanya, kabar pengambilalihan akun ini disampaikan oleh akun Watchdoc untuk informasi film KPK Endgame, @KPK_EndGame2021. Akun Twitter Watchdoc sempat dibajak dan berhasil dipulihkan kembali.

"Kawan-kawan, akun Twitter kami sudah dapat dipulihkan kembali. Sekitar pukul 4 sore tadi akun kami diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," tulis akun @KPK_EndGame2021, Minggu (6/6).

Pembajak akun Twitter tersebut juga menghapus cuitan yang telah diunggah. Aksi pembajakan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (6/6).

"Setelah sempat mengambil alih akun kami, pihak tersebut juga menghapus keseluruhan tweets yang telah kami unggah, dan proxy yang mereka gunakan seperti gambar di bawah ini. Tindakan tersebut terjadi sekitar pukul 4 sore tadi," lanjut cuitan tersebut.

Seperti diketahui, sebanyak 75 pegawai KPK tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK). Sebanyak 24 orang di antaranya akan dibina ulang, sedangkan 51 orang disebut tidak dapat dibina.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pernah menyampaikan bahwa 51 orang itu tetap bekerja di KPK hingga 1 November 2021. Alex menyebut 51 orang yang ini tidak bisa dibina karena hasil asesmen berwarna merah dan tidak bisa dibina.

"Sedangkan yang 51 orang, ini kembali lagi dari asesor itu sudah warnanya dia bilang udah 'merah', dan dia tidak memungkinkan untuk dilakukan pembinaan," kata Alex saat jumpa pers di kantor BKN, Jakarta, Selasa (25/5).


Alex mengatakan penilaian terhadap 51 orang itu dilakukan oleh tim asesor. Sedangkan dari 75 pegawai yang tak lolos TWK itu akan dilakukan pembinaan.

"Dari hasil pemetaan dari asesor dan kemudian kita sepakati bersama dari 75 itu, dihasilkan bahwa ada 24 pegawai dari 75 tadi yang masih dimungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebelum diangkat menjadi ASN," kata dia.