Kasus bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Seorang santri ditemukan tewas gantung diri.

Jasad AH (16) ditemukan warga bernama Lukman Hakim tergantung di dapur rumah warga di Kecamatan Grati sekitar pukul 12.50 WIB. 

Jasad santri asal kecamatan setempat itu tergantung kain warna hitam pada kayu penyangga atap.

"Saya langsung memberitahu warga," kata Lukman, Rabu (2/6/2021).

Sejurus kemudian, beberapa warga, kepala desa dan pemilik rumah mendatangi lokasi. Korban gantung diri kemudian diturunkan.

Petugas Polsek Grati kemudian mendatangkan petugas medis untuk memeriksa kondisi korban. Beberapa saksi juga diperiksa dan pihak keluarga dihubungi.

Belum diketahui motif santri salah satu pesantren di Kecamatan Gondang Wetan itu mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan autopsi. Korban langsung dibawa ke rumah duka.

"Dari pemeriksaan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan autopsi. Korban langsung dibawa ke rumah duka," terang Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, sebelumnya korban kabur dari ponpes. Diduga korban tak kerasan di ponpes.

"Kabur dari ponpes, korban tak pulang ke rumah. Ia ke rumah saudaranya. Orang tua korban sempat menemuinya di rumah saudaranya tersebut. Setelah orang tuanya pulang, Saat kondisi rumah sepi, korban melakukan bunuh diri," jelas Endy.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya