Tidak Tertutup Kemungkinan Pertemuan Prabowo-RK Jajaki Duet Pilpres 2024



Pertemuan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Senin (21/6), dapat ditafsirkan banyak makna.

Pertama, karena pertemuan di ruang kerja Prabowo, maka agenda terkait kepentingan warga Jabar sangat kental.

"Karena itu, masuk akal kalau rencana pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi agenda utama dalam pertemuan kedua tokoh tersebut," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga, Selasa (22/6).

Sebagai Gubernur Jabar, RK tentu berkepentingan untuk meningkatkan SDM warganya. Apalagi peningkatan SDM memang menjadi salah satu prioritas RK dalam membangun Tanah Pasundan.

Selanjutnya, pertemuan tokoh politik tentu tidak akan terlepas membicarakan masalah-masalah aktual di bidang politik. Pembicaraan terkait pilpres, pileg dan pilkada 2024 terbuka mereka bicarakan.

"Peluang membicarakan pasangan capres juga sangat dimungkinkan. Apalagi kedua tokoh ini sama-sama memiliki elektabilitas yang tinggi," terang Jamiluddin.

Pada Pilpres 2014 dan 2019, suara Prabowo di Jabar cukup siginifikan. Karena itu, untuk Pilpres 2024, ketua umum Partai Gerindra itu tentu punya hitung-hitungan terhadap RK agar suara di Jabar tetap berpihak kepadanya.

"Untuk itu, ada kemungkinan Prabowo akan memberikan suara penuh melalui Partai Gerindra kepada RK untuk bisa kembali maju dalam pemilihan gubernur berikutnya. Bahkan, tak tertutup kemungkinan ada penjajakan di antara mereka berdua untuk maju pada Pilpres 2024," ucap Jamiluddin. (*)