Begini Peningkatan Kasus COVID-19 di Indonesia Akibat Varian Delta

Admin


Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memaparkan grafik perkembangan kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia. 

Pada grafik tersebut, terlihat peningkatan kasus saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

"Perubahan, ada kenaikan selama PPKM ini 44,51 persen. Harian kemarin 54 ribu sekian, Ini menjadi angka tertinggi, bisa saja masih naik," katanya dalam konferensi pers di akun YouTube Kemenko Marves, Kamis (15/7/2021).

Luhut menyebut, sebelum PPKM Darurat, kasus virus Corona masih bisa dikendalikan. Namun, kasus meningkat tajam setelah ada varian delta masuk ke Indonesia.

"PSBB satu dan PSBB dua, PPKM Kabupaten/kota, PPKM Mikro sebenarnya naik, tapi masih terkendali. Masuk varian delta, (ada) peningkatan kasus," ucap Luhut.

Dilihat dari grafik yang dipaparkan Luhut, kasus COVID-19 di Indonesia terjadi naik turun. Sebelum puncak kasus di PPKM Darurat, kasus di Indonesia pernah mengalami puncak pada Februari 2021, saat PPKM Kabupaten/Kota.

Puncak kasus di Februari 2021 adalah sekitar 12 ribuan kasus. Saat itu, masyarakat telah melewati libur panjang akhir tahun natal dan tahun baru pada Desember 2020, dan Januari 2021.

Setelah itu, kasus di Indonesia memiliki tren turun. Namun, kembali naik pada Juni dan Juli 2021. Ada tren menanjak secara signifikan. Hingga akhirnya puncak kasus di Indonesia terjadi pada Rabu (14/7) dengan 54.517 kasus.