Hasil Tracing ASN, 900 Pegawai Pemkot Bandung Positif Covid-19



Hasil tracing terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di Pemerintahan Kota Bandung yang terinfeksi Covid-19 terus bertambah.

Jika pada hari Selasa (29/6) kemarin ada 772 yang terpapar, saat ini jumlahnya telah mencapai 900 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Begitu disampaikan Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Siti Fitria Saadah saat jumpa pers secara virtual, Kamis (1/7).

"Jumlah keseluruhan terakhir (kemarin) total keseluruhan terpapar pegawai 904, ratusan pegawai tersebut masih terkonfirmasi aktif terpapar Covid-19," Kata Siti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Siti mengungkapkan, jumlah tersebut terbagi dari 634 ASN dan 216 non-ASN serta 50 orang pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, mayoritas yang terinfeksi adalah mereka yang bekerja sebagai tenaga kesehatan.

"Memang jumlah pegawai yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Mayoritas tenaga kesehatan (nakes) di Dinas Kesehatan Kota Bandung yang banyak terpapar mencapai 240 orang," ungkapnya.

Siti menambahkan, hanya ada sejumlah pegawai yang terinfeksi Covid-19 mengalami gejala berat. Sehingga, mayoritas dari mereka melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Di rumah sakit terlaporkan tercatat di kami 15 orang selebihnya isolasi mandiri," tambahnya.

Siti berharap, para pegawai yang terinfeksi dapat segera membaik dan pulih.

"Diperkirakan sudah ada yang mulai sembuh dan membaik, kita berharap cepat mereda" tandasnya.