Jokowi Sidak Apotek, Panca: Coba Diperiksa Siapa Tahu Mafia Obat Ada di Sekitar Istana



GELORA.CO - Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana mengomentari soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sidak ke apotek untuk memeriksa ketersediaan obat terapi Covid-19.

Panca meminta kepada Jokowi untuk memeriksa sekitaran Istana kalau-kalau ada mafia obat.

Pasalnya, dalam video Presiden Jokowi sidak apotek, obat untuk Covid-19 cukup langka.

“Kemarin ada berita orang istana ikutan main obat anti covid,” katanya melalui akun Twitter Panca66 pada Sabtu, 24 Maret 2021.

“Coba diperiksa itu siapa tahu mafia obat ada di sekitar istana. Iya nga sih?” tambahnya.

Adapun dalam video yang dibagikan Panca, nampak Presiden Jokowi mendatangi sebuah apotek di Bogor.

Kepada petugas, Jokowi menanyakan beberapa obat anti virus, termasuk beberapa vitamin.

Akan tetapi, petugas mengatakan bahwa obat-obat yang ditanyakan Presiden Jokowi sedang tidak ada.

Adapun dalam pernyataan Panca, ia tak menyebutkan spesifik terkait siapa orang istana yang “main” obat anti Covid.

Namun sebelumnya, Panca dan beberapa politisi Demokrat lainnya menyoroti soal kabar bahwa Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Meoldoko memiliki hubungan dengan produsen Ivermectin.

Sebagai catatan, Ivermectin adalah obat cacing yang belakangan digadang-gadangkan ampuh menangkal Corona.

Beberapa waktu yang lalu, Moeldoko sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengirimkan tes antigen gratis sekaligus obat Ivermectin ke beberapa wilayah.

Ketua Perempuan Tani HKTI Jawa Tengah, Nurfaiza mengatakan HKTI melalui prakarsa Moeldoko memberikan bantuan berupa obat Ivermectin di Kota Semarang.

“Dari HKTI perempuan tani Jateng bekerjasama dengan PT Harsen Laboratories membagikan donasi obat Invermectin sebanyak Kota Semarang 600 pack sama di Kudus kemarin 2.500 pack,” kata Nurfaizah pada Jumat, 11 Juni 2021, dilansir dari Detik News. [terkini]