Luhut Enggan Jadi Menteri Setelah 2024



Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dirinya enggan menjadi pejabat publik setelah 2024.

“Istri saya bilang, ‘Pah, kamu kalau sudah selesai jangan lagi jadi menteri-menteri ya, cape gua’. Saya bilang, yes, 2024 kita selesai, enggak mau lagi,” kata Luhut dalam podcast Deddy Corbuzier, Selasa, 6 Juli 2021.

Luhut mengatakan, setiap orang harus tahu kapan dirinya mesti berhenti. Namun, kata Luhut, semua orang berambisi harus menjadi presiden agar bisa mengabdi. “Ngapain mesti jadi presiden. Bisa ngabdi apa saja. Kalau engga jadi presiden langsung mati?” katanya.

Setelah pensiun dari dunia militer, Luhut menjadi pejabat publik sejak era Presiden BJ Habibie. Pada 1999 ia diangkat sebagai Duta Besar RI Berkuasa Penuh untuk Singapura. Di era Presiden Gus Dur, Luhut dipercaya sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian.

Ia baru kembali menjabat sebagai pejabat publik di periode pertama Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pada 2014, Luhut diangkat sebagai Kepala Staf Kepreisdenan. Setahun menjabat, ia kemudian menempati jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Sejak 2016 hingga sekarang, Luhut menjabat Menko Marves. (*)