Luhut: Jokowi Minta Kami Mati-matian Turunkan Angka Kematian Corona



Menko Marves sekaligus Koordinator PPKM Level 4 Luhut B Pandjaitan memastikan pasien konfirmasi positif corona atau kontak erat dengan hasil positif akan dibawa ke tempat-tempat isolasi terpusat. Hal ini demi menekan angka kematian.

“Pasien konfirmasi positif atau kontak erat dengan hasil positif akan dibawa ke tempat-tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan lengkap dengan fasilitasnya yaitu 49.000 bed isolasi, oksigen, obat-obatan dan perawatan penunjang lainnya sesuai standar WHO,”  tulis Luhut di akun Instagramnya dikutip kumparan, Kamis (29/7).

Di masa PPKM Level 4 hingga 2 Agustus mendatang, Luhut meminta seluruh lembaga dan kementerian terkait untuk menggencarkan kegiatan tes corona di RI. Ia mengimbau testing, tracing, hingga treatment (3T) minimal dilakukan ke 8 orang yang memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi positif corona.

Hal ini bertujuan untuk dapat mendeteksi kasus corona lebih dini. Adapun menekan angka kematian akibat COVID-19 yang masih di atas 1.000 orang bahkan kerap pecah rekor dalam beberapa pekan terakhir.

“Secara khusus Presiden @jokowi menyampaikan kepada kami semua bawahannya untuk bekerja mati-matian menurunkan angka kematian. Untuk itu saya sampaikan kepada seluruh kementerian dan lembaga terkait agar selalu mengecek dan melihat keadaan di lingkungan kerja dan tempat tinggal masing-masing, apakah sudah berjalan pelaksanaan testing, tracing, dan treatment,” paparnya.

Di sisi lain, Luhut menegaskan vaksinasi yang lebih masif harus terus berjalan. Ia pun berharap target 2 juta vaksinasi per hari bisa tercapai pada Agustus mendatang.

“Dengan target stok vaksin bulan depan yang harus tersedia sebanyak 50 juta dosis, saya kira target 2 juta suntikan vaksin per harinya bisa tercapai pada awal Agustus ini,” ujar dia.

“Jika saat ini kami yang duduk di pemerintahan sedang mengejar pelaksanaan 3T, saya berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa membantu kami dengan lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi agar kehidupan dan aktivitas kita bisa normal kembali seperti sedia kala,” tandasnya.