Meninggal Karena Covid-19, Jane Shalimar Dikatakan Mudah Bantu Orang



Artis dan kader Partai Demokrat Jane Shalimar meninggal dunia akibat Covid-19. Jenazahnya akan dimakamkan hari ini, Minggu (4/7) di TPU Jeruk Purut dengan protokol Covid-19. Di mata para sahabat, Jane Shalimar memberikan kesan yang begitu mendalam.

Sahabatnya, sesama kader Partai Demokrat, Elisye Olive mengungkapkan kenangan bersama Jane semasa hidupnya. Paling berkesan adalah ketika mereka berjuang bersama-sama maju dalam pencalegan.

“Kenangan paling melekat saat akan sama-sama nyaleg di dapil yang sama,” kata Olive kepada JawaPos.com, Minggu (4/7).

“Terus dia bilang ‘kalau aku menang dan suaraku banyak kamu langsung jadi sekpri aku sambil ketawa-ketawa’ saat itu,” tambahnya.

Di mata Olive, Jane selalu ringan tangan. Jane juga selalu tak bisa melihat orang lain susah.

“Dia (Jane) semangat dan pantang menyerah,” katanya.

Saking akrabnya, selama 10 tahun bersahabat dengan Jane, Olive mengaku tak pernah konflik atau berselisih paham. Sosok sahabat yang paling pengertian bagi Olive.

“Intinya Jane di mata aku sahabat paling baik dan selalu pengertian, kita bersahabat 10 tahun tidak pernah cekcok,” kata Olive.

Jane Shalimar binti Dicky Sadikin meninggal pada usia 41 tahun, pada hari Sabtu, 4 Juli 2021 pukul 04.20 WIB. Para sahabat mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

Rencana akan dikebumikan pada hari yang sama di TPU Jeruk Purut Jakarta Selatan dan akan menggunakan protokol Covid-19. Jane Shalimar dinyatakan positif Covid-19 sejak 24 Juni lalu. Dan kondisinya sempat kritis beberapa hari ini dengan saturasi oksigen yang rendah.