Sempat Dibuka Jokowi, Satu Peserta Munas Kadin Meninggal Karena Covid-19



Seorang peserta Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kota Kendari, dikabarkan meninggal dunia akibat Covid-19. Presiden Joko Widodo sempat hadir untuk membuka acara tersebut di akhir Juni lalu.

Kabar itu dibenarkan Ketua Organizing Committee Munas Kadin Kota Kendari, Nita Yudi. Meski demikian, dia menyatakan yang bersangkutan tidak masuk ke zona utama pembukaan acara.

" Iya (ada peserta meninggal). Peserta tersebut tidak mengikuti acara karena langsung isoma," ujar Nita.

Nita menegaskan Munas berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sejak awal hingga akhir. Sebelum masuk lokasi Munas, seluruh peserta diwajibkan menjalani tes PCR.

Saat pembukaan oleh Jokowi, acara diikuti peserta dengan jumlah sangat terbatas. Kuota yang dibolehkan hadir di lokasi acara hanya 100 orang dari total 300 peserta.

" Yang terkena Covid-19 atau positif langsung diamankan, jadi tidak bisa masuk ke lobi hotel dan tidak bisa mengikuti acara apapun," kata dia.

PCR Sebelum Masuk Hotel

Komite Tetap Kesehatan Kadin, Ichsan W Hasan, menjelaskan peserta yang bersangkutan tidak terinfeksi Covid-19 dari Munas. Dia beralasan sebelum bisa masuk ke area Munas, yang bersangkutan dites PCR dengan hasil positif.

" Jadi gini, bukan kena Covid di Kendari karena kan kita PCR sebelum masuk hotel, teman-teman yang didapat itu adalah yang cuma masuk ke hotel," kata dia.

Ichsan melanjutkan mereka yang dinyatakan positif Covid-19 langsung diisolasi. Dengan demikian, Munas dapat berjalan dengan kondisi yang steril dari Covid-19.

" Jadi yang masuk ke acara, dalam hotel betul-betul sudah bersih, betul-betul yang PCR negatif," kata dia.

Kondisi Jokowi

Sementara Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengatakan hal senada. Dia menyebut Munas Kadin di Kota Kendari digelar dengan protokol kesehatan ketat dan peserta yang meninggal belum tentu tertular dari acara tersebut.

" Belum tentu tertular di sana kan mereka," kata dia.

Lebih lanjut, Heru mengatakan kondisi Jokowi baik-baik saja, dikutip dari Merdeka.com.