Kegiatan bertema “Penguatan Kapasitas Satgas PPKS dalam Pendampingan Kekerasan Seksual Berbasis Etika Akademik dan Nilai Keislaman” tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Tim Satgas PPKS dan focal point IAIN Takengon oleh Rektor IAIN Takengon, Prof Ridwan Nurdin.
Dalam arahannya, Prof Ridwan mengatakan penguatan Satgas PPKS penting untuk mendukung penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
“Penguatan kapasitas Satgas PPKS menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan Nashriyah dan Muslima dari PSGA UIN Ar-Raniry. Dalam sesi pendampingan, Nashriyah membahas cara menangani kasus kekerasan seksual, mulai dari menerima laporan, memahami kebutuhan korban, menentukan langkah pendampingan, hingga proses pemulihan. Peserta juga mengikuti simulasi pelaporan dan pendampingan korban.
Sementara itu, Muslima membahas pentingnya data terpilah dalam melihat kondisi perempuan dan laki-laki di lingkungan kampus. Peserta juga belajar menyusun profil gender kampus yang dapat menjadi dasar dalam melihat kebutuhan dan penyusunan kebijakan terkait gender.(Rell/Hidayatsabirun)

